08
Okt
08

tertawalah sebelum tertawa itu di larang…(Chapter 3)

Seorang pemuda sedang dalam perjalanannya kembali ke Jakarta dengan 
kereta Senja Utama. Persis didepannya duduk seorang bapak. Setelah 
lama berdiam diri, sambil menguap si pemuda bertanya kepada bapak 
tersebut, “Jam berapa sekarang, Pak?”

Sebuah pertanyaan yang biasa kita tanyakan dimanapun, kapanpun dan 
kepada siapapun khan??? Dan biasanya kita selalu dapat jawaban.

Namun kali ini sungguh diluar dugaan, si bapak diam saja. Mengira sang
bapak agak kurang pendengarannya, pemuda tersebut mengulanginya sampai 3 kali.

Namun si bapak diam tidak bergeming sedikitpun. Karena kesal, pemuda
tersebut langsung mencolek bapak tersebut dan berkata, Saya heran 
mengapa bapak tidak menjawab pertanyaan saya?? Apa sich susahnya?

Si bapak bilang, “Bukannya saya nggak mau menjawab, tapi nanti kalau 
saya jawab, kita pasti ngomong-ngomong lagi soal ini soal itu, sampai 
nanti kita jadi akrab”.

 Si pemuda melongo mendengar ceramah bapak tadi.

 Terus dia tanya lagi, “Lalu apa salahnya kalau kita akrab?”

Si bapak bilang, “Nanti anak gadis dan istri saya akan menjemput saya 
di Gambir,kalau kita akrab, nanti kita akan turun sama-sama. Terus 
saya pasti mengenalkan mereka sama kamu.”

 Si pemuda tambah bingung dan penasaran. “Terus pak??” tanyanya lagi.

 “Istri saya tuch orangnya baik sekali sama semua orang, nanti dia 
pasti nawarin kamu mampir ke rumah. Nanti kamu mandi di rumah saya, 
terus makan di rumah saya.

Nanti lama-lama kamu bisa akrab sama anak gadis saya dan kamu bisa 
jadi pacar anak saya. Lama-lama kamu bisa jadi menantu saya,” katanya  lagi.

 Si pemuda yang tadi sudah bingung sekarang makin bingung. Lantas dia
 tanya, “Terus apa hubungannya sama pertanyaan saya yang pertama??”

Sambil berdiri bapak tersebut menjawab dengan lantang, “Masalahnya? 
…, SAYA TIDAK MAU PUNYA MENANTU SEPERTI KAMU. JAM TANGAN AJA NGGAK  PUNYA!”

 

sumber : email


0 Responses to “tertawalah sebelum tertawa itu di larang…(Chapter 3)”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: